Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

Everything Happens for a Reason


Priya has married a handsome young Indian man living in America. Though she has moved from Delhi to Los Angeles-land of Hollywood excess and celebrity craziness-she still lives the life of an obedient Hindu wife: cooking, cleaning, and obeying her in-laws in all things.

So when her mother-in-law suggest that she go out to work, Priya ia a little surprised. but not half as surprised as her husband and his family would benif they knew the reality of her new job. Because Priya has just become the httest, most in demand and most envied showbiz reporter in Hollywood. And they would not approve.

No matter what wonder life brings you, 
do not ever be boastful.

The Zahir


The energy of hatred won't get you anywhere, but the energy of forgiveness, which reveals itself through love, will transform your life in a positive way.

Show some respect for your time on this earth, and know that God has always forgiven you and always will.

Love is an untamed force. When we try to control it, it destroys us. When we try to imprison it, it enslaves us. When we try to understand it, it leaves us feeling lost and confused.

The day that man allows true love to appear, those things which are well made will fall into confusion and will overturn everything we believe to be right and true.

The most important thing in all human relationship is conversation, but people don't talk anymore, they don't sit down to talk and listen. They go to the theater, the cinema, watch television, listen to the radio, read books, but they almost never talk. If we want to change the world, we have to go back a time when warrior would gather around a fire and tell stories.

God does not play dice with the universe; everything is interconnected and has a meaning (Einstein)___ May remain hidden nearly all the time, but we always know we are close to our mission on earth when what we are doing is touched with the energy of enthusiasm.

There is always an event in our lives that is responsible for us failing to progress: a trauma, a particularly bitter defeat, a disappointment in love, even a victory that we did not quite understand, can make cowards of us and prevent us from moving on.

Love is only a small thing, enough for one person, and any suggestion that the heart might be larger than this is considered preserve.

If the blow comes, it comes. It can lay me out on the canvas, it can knock me out cold, but one day I'll recover.

***Paulo Coelho***

Filosofi Kopi



Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan.

Betapa sebelah darimu percaya bahwa setetes air mata pun akan terhitung, tak ada yang mengalir mubazir, segalanya pasti bermuara di satu samudra tak terbatas, lautan merdeka yang bersanding sejajar dengan cakrawala.

Sebuah hubungan yang dibiarkan tumbuh tanpa keteraturan akan menjadi hantu yang tidak menjejak bumi.

Cinta butuh dipelihara. Bahwa di dalam sepak terjangnya yang serba mengejutkan, cinta ternyata masih butuh mekanisme agar mampu bertahan.

Cinta jangan selalu ditempatkan sebagai iming-iming besar, atau seperti ranjau yang tahu-tahu meledakkanmu--entah kapan dan kenapa.

Cinta yang sudah dipilih sebaiknya diikutkan di setiap langkah kaki, merekatkan jemari, dan berjalanlah kalian bergandengan...karena cinta adalah mengalami.

Di hamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Jadilah salju yang abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, dan kaktus terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekadar bergerak dua inci.

Cinta yang tersesat adalah pembuatan dunia. Sinarnya menyilaukan hingga kau terperangkap, dan hatimu menjadi sasarannya sekalinya engkau tersekap. Banyak garis batas memuai begitu engkau terbuai, dan dalam puja kau sedia serahkan segalanya. 

Satu garis jangan sampai kau tepis: membuka diri tidak sama dengan menyerahkannya.

Tiada yang lebih indah dari cinta dua orang di pagi hari. Dengan muka berkilap, bau keringat, gigi bermentega, dan mulut asam...mereka masih berani tersenyum dan saling menyapa "selamat pagi".

Bertambahnya usia bukan berarti kita paham segalanya.

Waktu kecil dulu, kupu-kupu masih sering hinggap di pucuk pohon. Kini, burung besar bahkan bersangkar di ketiaknya, kawanan kelelawar menggantungi buahnya. Namun, jangan sekali-sekali ia merendahkan kupu-kupu yang hanya menggeliat di tapaknya, karena mendengar bahasanya pun ia tak mampu lagi.

Setiap jenjang memiliki dunia sendiri, yang selalu dilupakan ketika umur bertambah tinggi. Tak bisa kembali ke kacamata yang sama, bukan berarti lebih mengerti dari yang semula. Rambut putih tak menjadikan kita manusia yang segala tahu.

Kelelahan akan berganda apabila kita dihela. Waktu akan menghimpit apabila kita dijepit. Dan suara hati akan mati jika dikebiri.

Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Membungkam mutu dalam hidup yang cuma satu.

Adakalanya kesendirian menjadi hadiah ulang tahun yang terbaik. Keheningan menghadirkan pemikiran yang bergerak ke dalam, menembus rahasia terciptanya waktu.

Keheningan mengapungkan kenangan, mengembalikan cinta yang hilang, menerbangkan amarah, mengulang manis keberhasilan dan indah kegagalan. Hening menjadi cermin yang membuat kita berkaca--suka atau tidak pada hasilnya.

Marilah berkelana dengan rapat tapi tak dibebat. Janganlah saling membendung apabila tak ingin tersandung.

Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring dan bukan digiring.

***Dee***

Sahara


When you go to God's house, it ain't got to be no fashion show. You just come as you are.

In a story, if you write a happy ending, it never has to change. It stay happily ever after.

You never get a second chance to make a first impression.

Someone who sees the world through mud colored glasses. Mud's easy enough to clean up, though. God made dirt and dirt don't hurt.

Your mouth is a big as a saucer.

Rabu, 14 Agustus 2013

Perahu Kertas


Perjalanan cerita di buku karya Dee ini membawa saya kepada sebuah pemahaman bahwa kita perlu menjadi diri sendiri untuk menghidupkan semua mimpi meskipun hidup ini tak selalu selaras dengan mimpi yang kita bangun. Terkadang kita perlu berputar menjadi sesuatu yang bukan kita demi menjadi diri kita lagi.

Sosok Kugy pada buku ini menurut saya memang menjadi sosok yang tetap mencoba berjalan di jalur mimpinya meskipun dunia menganggap mimpinya itu mustahil untuk bisa menjadikannya sebagai orang yang berhasil. Dari sejak kecil Kugy adalah anak yang penuh imajinasi. Kugy yang berbintang aquarius merasa dirinya adalah seorang agen Neptunus yang bertugas menyampaikan pesan tentang segala sesuatu yang terjadi di dunia kepada dewa Neptunus. Untuk menyampaikannya, Kugy sering menulis surat kepada dewa Neptunus yang kemudian ia buat menjadi sebuah perahu kertas yang lalu ia hanyutkan ke laut sehingga laut menjadi salah satu tempat terfavoritnya. Terkadang, Kugy menghanyutkan perahu kertasnya di perairan sekitar tempat tinggalnya. Kugy percaya bahwa semua air di bumi ini akan berakhir di laut.

Jika dilihat dari penampilannya sepintas, Kugy terlihat seperti orang yang hidupnya berantakan dan tidak memiliki tujuan. Namun bila dilihat secara lebih dalam,  dari kecil Kugy sebenarnya mencoba melakukan langkah-langkah kecil untuk memupuk mimipi-mimpinya yaitu menjadi seorang penulis dongeng anak-anak. Dari kecil ia mengikuti berbagai lomba menulis dongeng. Kugy juga cukup mandiri membiayai hidupnya dan ia tidak mau banyak menggantungkan hidupnya kepada orang lain. Untuk mendapatkan uang, Kugy biasanya menulis cerpen.

Kugy menemukan pangeran sejatinya ketika bertemu dengan sosok Keenan. Keenan yang sama-sama berbintang aquarius juga merasakan keunikan pada Kugy yang membuat dirinya merasa nyaman ketika berada di dekat Kugy. Kugy dan Keenan menemukan kecocokan satu sama lain. Mereka mencetuskan diri mereka sebagai agen Neptunus. Kugy menyampaikan kepada Keenan bahwa sebagai agen Neptunus, mereka memiliki tugas untuk menyampaikan pesan-pesan kepada Neptunus.

Keenan yang tampan dengan rambut panjang layaknya seniman juga memiliki sebuah mimpi besar untuk menjadi seorang pelukis. Namun sayang sekali, mimpi Keenan terhalang oleh papanya yang sangat menginginkannya menjadi seorang pengusaha agar bisa meneruskan bisnis keluarga. Dari kecil, Keenan tinggal bersama omanya di Belanda. Ketika memasuki jenjang kuliah, Keenan diminta oleh papanya untuk kuliah di Bandung karena papanya sebenarnya memiliki kekhawatiran yang besar jika Keenan akan meneruskan hobi melukisnya ke tahap yang lebih serius jika seandainya ia terus dibiarkan tinggal di Belanda.

Keenan memiliki sepupu yang bernama Eko yang tidak lain adalah sahabat Kugy. Kugy juga memiliki sahabat lain yang bernama Noni yang adalah pacar Eko. Berbeda dengan Kugy, Noni adalah gadis muda yang hidupnya tertata rapi namun sayang ia hanya mengikuti alur mimpi orangtua dan bukan menapaki mimpinya sendiri.

Kugy, Keenan, Noni, dan Eko akhirnya kuliah di universitas yang sama di Bandung dan mereka sering menonton bersama setiap malam minggu. Keenan akhirnya sangat tertarik setelah melihat dongeng-dongeng yang ditulis Kugy dan kemudian dengan senang hati membuatkan ilustrasi untuk setiap cerita dongeng yang ditulis oleh Kugy. Keenan sempat melayangkan kritik ketidaksukaannya terhadap cerpen-cerpen yang ditulis oleh Kugy karena Keenan mengganggap cerpen tersebut sangat tidak mencitrakan diri Kugy sesungguhnya dan tidak seperti dongeng yang ditulis oleh Kugy. Hal tersebut membuat Kugy tersadar bahwa cerpen-cerpen yang ia tulis tidak memiliki jiwa dan hanya sekedar untuk mendapatkan bayaran.

Seiring waktu berjalan, rasa Kugy terhadap Keenan terus tumbuh. Namun sayang, Kugy selanjutnya merasa patah hati ketika Noni menjodohkan Keenan dengan saudara perempuannya yang bernama Winda. Winda adalah seorang kurator muda berbakat yang papanya memiliki sebuah galeri lukisan terkenal. Winda yang terpana dengan ketampanan Keenan mencoba berbagai cara untuk menarik perhatian dan simpati Keenan termasuk membeli semua lukisan Keenan yang ia dipajang di galeri papanya. Setelah Keenan merasa karya seninya dihargai oleh orang lain dan berhasil terjual, Keenan kemudian akhirnya memutuskan untuk berhenti kuliah dan menekuni hobi melukisnya dengan serius. Hal tersebut membawa konsekuensi, ia didepak keluar rumah oleh papanya. Alhasil, Keenan mencoba mandiri di atas kakinya sendiri. Ketika keluar dari rumah, Keenan merasa bebas dan merdeka untuk pertama kalinya. Untuk membiayai hidup, Keenan akhirnya pindah ke kosan yang lebih kecil dan mencoba memulai mimpinya sesungguhnya.

Sementara itu, Kugy yang merasa semakin patah hati setelah melihat kenyataan bahwa Keenan akhirnya berpacaran dengan Wanda. Kugy mencoba mengalihkan pikirannya tentang Keenan dengan cara mencari kesibukan baru yaitu menjadi sukarelawan pengajar untuk anak-anak yang kurang mampu. Semua waktu luangnya ia curahkan untuk kegiatan barunya tersebut. Hal ini pada akhirnya menyebabkan Kugy putus dengan pacarnya sejak SMA yang bernama Ojos. Kesibukan Kugy yang semakin padat membuat juga hubungannya dengan Noni dan Eko menjadi semakin renggang. Pada saat tersebut, Kugy merasa sendiri dan terpuruk namun ia berusaha tetap tegar.

Di sisi lain Kugy masih merasa bersyukur karena bisa berbagi ilmu dengan anak-anak didiknya di Sakola Alit. Kugy berhasil menemukan metode jitu agar anak-anak didiknya bisa semangat belajar yaitu membuatkan mereka cerita dongeng tentang diri mereka sendiri. Hal ini membuat anak-anak Sakola Alit menjadi senang membaca dan semakin akrab dengan Kugy. Kugy merangkum kisah dongeng anak-anak di Sakola Alit tersebut ke dalam sebuah buku yang ia tulis tangan sendiri yang ia beri judul "Jenderal Pilik dan Paukan Alit". 

Suatu hari, salah seorang teman Kugy yang juga pengajar di Sakola Alit mendatangkan teman kuliahnya yang jago menggambar dengan harapan anak-anak di Sakola Alit menjadi senang menggambar. Ternyata orang yang diundang tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Keenan. Kugy yang telah mencoba menghindar sejauh mungkin dari Keenan merasa takdir mempermainkan hidupnya karena ia dipertemukan kembali dengan orang yang terus coba ia hindari. 

Kedatangan Keenan di Sakola Alit membawa angin segar bagi anak-anak, mereka sangat bahagia dan meminta Keenan untuk menggambarkan hal-hal yang mereka sukai. Keenan terpana saat membaca buku tulis Kugy tentang kisah dongeng Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Kugy akhirnya menyerahkan buku tersebut kepada Keenan. Keenan tiba-tiba menemukan hasrat yang besar untuk melukis kisah dongeng Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Hasil karya lukisannya tersebut mendapat pujian dari Wanda dan kemudian dipamerkan di galeri lukisan milih papanya Wanda. 

Suatu hari, Noni ingin memperbaiki hubungannya dengan Kugy dengan cara mengundang Kugy untuk hadir di acara ulang tahunnya yang kebetulan diselenggarakan di rumah Wanda. Setelah mengetahui bahwa acara tersebut diselenggarakan di rumah Wanda, Kugy menggelamkan niatnya untuk hadir. Ketidakhadiran Kugy di pesta ulang tahun tersebut membuat Noni marah mesar karena sesungguhnya acara tersebut dirancang oleh Noni untuk bisa menobatkan Kugy sebagai sahabat sejatinya.

Di akhir acara ulang tahun Noni, Wanda yang mabuk berat mengeluarkan unek-unek perasaannya terhadap Keenan. Selama berhubungan dengan Keenan, Wanda merasa telah dikecewakan dan mengganggap Keenan tidak pernah mencintainya dengan sepenuh hati. Akhirnya tanpa sengaja, Wanda mengungkapkan bahwa sebenarnya ialah orang satu-satunya yang membeli semua lukisan Keenan yang pada saat itu kebetulan  ia simpan di bawah kolong tempat tidurnya. Melihat kenyataan tersebut, Keenan merasa bahwa harga diri dan percaya dirinya hancur berkeping-keping. Keenan memutuskan untuk mengambil semua lukisan yang telah dibeli secara diam-diam oleh Wanda dan ditambah lukisannya yang belum terjual tentang Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Keenan lalu mengirim semua lukisan tersebut kepada teman lama mamanya di Bali yang ia biasa sapa dengan sebutan Poyan yang kebetulan juga seorang pelukis.

Dalam keterpurukan, Keenan mencoba terus bertahan dan menghidupi dirinya dengan uang seadanya. Ia merasa lumpuh untuk melukis kembali. Selang beberapa lama, ia mendapat kabar gembira dari Bali. Ternyata salah satu lukisannya yang berjudul Jenderal Pilik dan Pasukan Alit dibeli oleh salah seorang pecinta lukisan yang langsung jatuh cinta pada lukisan tersebut. Lalu, Keenan memutuskan untuk hijrah ke ke rumah Poyan di Ubud Bali. Ia hanya memberi tahu tentang kepergiannya ini kepada mamanya seorang.

Di Ubud, Keenan bertemu dengan keponakan Poyan yang bernama Luhde yang lambat laun menjadi seseorang yang mengganti kehampaan hati Keenan. Namun jauh di lubuk hati Keenan terdalam, posisi Kugy di hatinya tidak dapat tergantikan oleh siapapun. Hal ini ternyata dirasakan oleh Luhde sehingga Poyan mengingatkan Luhde untuk tidak terlalu jatuh cinta kepada Keenan sampai Keenan benar-benar melupakan cinta masa lalunya dan memberikan hatinya seutuhnya kepada Luhde.

Di Ubud, setiap harinya Keenan melukis berbagai kisah dongeng yang tertulis pada buku Jenderal Pilik dan Pasukan Alit yang pernah diberikan oleh Kugy. Lukisan-lukisan yang dihasilkan Keenan kemudian menjadi sangat diminati oleh para kolektor lukisan dan namanya menjadi sangat tekenal dikalangan para pecinta lukisan. Pembeli lukisan pertama Keenan selalu jeli melihat alur jiwa Keenan dalam melukis sehingga ia selalu tahu kapan lukisan Keenan rampung sehingga ia bisa segera koleksi.

Di Bandung, Kugy yang merasa sangat dijauhi oleh Noni sahabatnya. Lalu Kugy memutuskan untuk mengambil kuliah semester pendek agar ia bisa segera menyelesaikan kuliahnya dan terlepas dari rasa yang membuatnya tidak nyaman saat harus bertemu dengan Noni setiap hari. Menjelang sidang akhir kuliah, Kugy memutuskan untuk pindah ketempat kos ke lokasi yang lebih dekat dengan kampusnya. Saat itulah akhirnya, Eko sahabat lama Kugy kembali menjalin relasi dengannya. Bahkan, Eko sempat membantu Kugy dalam proses menulis skripsi. Hal tersebut ternyata membawa kecemburuan pada Noni. Noni menganggap Eko memiliki rasa terhadap Kugy dan menuduh Kugy telah merebut pacarnya.

Kugy merasa sangat kecewa dengan apa yang dituduhkan oleh Noni namun ia tidak bisa berbuat banyak. Setelah selesai kuliah, Kugy akhirnya ditawarkan bekerja di perusahaan periklanan milik teman kakaknya. Di tempat kerja barunya ini, Kugy akhirnya berhasil mencetuskan berbagai ide unik dan fresh yang membuat karirnya melejit. Remi yang merupakan bos Kugy di perusahaan tersebut ternyata jatuh cinta terhadap kepribadian Kugy yang unik. Selang beberapa lama mereka pun akhirnya berpacaran. Hubungan Remi dengan Kugy sempat membuat patah hati para wanita yang banyak menaruh hati kepada Remi yang merupakan salah satu pemuda tampan yang sukses dan kaya.

Suatu hari, Keenan merasa kehilangan antusiasme untuk melukis kembali. Semua kisah dongeng tentang Jenderal Pilik dan Pasukan Alit telah rampung ia tuangkan ke dalam lukisan. Keenan merasa tidak bisa melukis lagi. Usaha Luhde untuk membangkitkan hasrat Keenan untuk melukis lagi ternyata gagal. Keenan juga harus menerima kenyataan bahwa ia ia harus kembali ke Jakarta karena papanya tiba-tiba sakit parah. Kepergian Keenan ke Jakarta tentu saja membawa angin kesedihan bagi Luhde, namun Keenan berjanji akan kembali lagi ke Ubud menemui Luhde.

Sesampainya di Jakarta, Keenan senantiasa menemani papanya yang sedang sakit. Kehadiran Keenan membuat kemajuan terhadap kesehatan papanya yang selama ini sebenarnya memendam rasa rindu yang mendalam terhadap putra sulungnya tersebut. Keenan juga menggantikan posisi ayahnya dalam mengelola perusahaan.

Noni akhirnya menemukan kenyataan bahwa anggapan buruknya terhadapa Kugy ternyata tidak terbukti. Salah seorang penghuni baru kamar kosan yang dulu dihuni oleh Kugy menyerahkan kotak hadiah yang dulu Kugy sempat ingin serahkan kepada Keenan saat hari ulang tahun Keenan. Noni sadar bahwa Kugy sangat mencintai Keenan. Untuk memperbaiki kesalahannya tersebut, Noni akhirnya minta maaf kepada Kugy sehingga hubungan persahabatan mereka kembali bersemi. Noni pun mengundang Kugy untuk hadir di acara pertunangannya dengan Eko nanti.

Selain Kugy, Eko dan Noni juga mengundang Keenan. Tanpa disengaja Kugy dan Keenan bertemu untuk pertama kalinya setelah berpisah sekian lama di acara pertunangan Eko dan Noni. Pertemuan ini membuka kembali kepedihan di hati Kugy. Di sinilah Kugy dan Keenan bercerita satu sama lain bahwa mereka sudah memiliki pasangan. Kugy dengan bos tempat ia bekerja sedangkan Keenan dengan seorang gadis Bali. 

Selanjutnya, dari pertemuan tersebut Keenan mengajak Kugy untuk mengunjungi kembali Sekolah Alit. Kenyataan pedih mereka temui saat mengetahui bahwa Jenderal Pilik telah tiada. Sepulangnya dari tempat tersebut, Keenan kemudian mengajak Kugy mengunjungi salah satu tempat terfavoritnya dulu yaitu sebuah pantai yang indah bernama Pantai Ranca Buaya. Kepergian Kugy bersama Keenan sempat membuat Remi cemas karena Kugy menghilang dan tidak bisa dihubungi.

Selang beberapa waktu Keenan dan Kugy berniat untuk membuat buku dongeng beserta versi lukisan dari cerita Jenderal Pilik dan Pasukan Alit. Proyek ini membuat Kugy menjadi tidak fokus terhadap pekerjaannya sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengundurkan diri. Kugy menyampaikan kepada Remi bahwa ia akan serius fokus kepada mimpi-mimpinya. Keputusan tersebut membuat Remi merasa hubungannya lebih lepas dengan Kugy karena tidak ada batasan antara atasan dan bawahan lagi. Mereka kemudian berlibur ke Bali dan tidak sengaja Kugy bertemu dengan Luhde saat Remi mengunjungi Pak Wayan di Ubud untuk menanyakan lukisan-lukisan Keenan. Pertemuan dengan Kugy membuat Luhde sadar bahwa Kugylah orang yang selama ini dicintai oleh Keenan. Ia teryakini setelah melihat tulisan tangan Kugy yang sama dengan tulisan tangan di buku dongeng yang sering di bawa oleh Keenan. 

Tanpa disengaja ketika sekembalinya dari Bali, Remi bertemu dengan Keenan. Remi menyampaikan niatnya untuk melamar pacarnya. 

Dari foto-foto yang diambil Kugy di Bali, ia menunjukkan salah satu karya foto terfavoritnya yaitu foto Luhde yang sedang bersembahyang di pura. Dari sinilah Kugy menghadapi kenyataan bahwa orang yang ia foto tersebut tidak lain adalah pacar Keenan setelah ia mendapat sedikit penjelasan dari Remi. 

Ketika Remi melamar Kugy, hati Kugy gelisah memikirkan apakah Remi adalah orang yang tepat menjadi pasangan hidupnya. Kugy kemudian menghilang untuk sementara untuk menemukan keputusan yang tepat. Ia menghabiskan waktu untuk menyendiri di rumah kakak laki-lakinya yang bernama Karel. 

Kepergian Kugy membawa keresahan bagi Keenan. Ia kemudian menanyakan dimana keberadaan Kugy kepada Noni. Noni yang ternyata tidak mengetahui dimana keberadaan Kugy lalu mencoba menanyakan keberadaan Kugy kepada Remi . Pada saat inilah Keenan tahu kalau Remi adalah pacar Kugy. Di saat yang sama Noni juga sempat bercerita bahwa Kugy sebenarnya cinta mati kepada Keenan. Mendengar hal tersebut, Keenan langsung mencari Kugy ke rumah  Karel.

Pertemuan antara Kugy dan Keenan ini menjadi pertemuan dimana mereka mengungkapkan perasaan mereka sesungguhnya. Mereka memutuskan untuk tetap mencoba menjalani takdir bersama pasangan masing -masing.  Keenan merasa Remi adalah orang yang tepat sebagai pendamping  Kugy.

Di keesokan harinya, Kugy memutuskan untuk menerima lamaran dari Remi. Ia kemudian menyerahkan harta karun rahasianya yaitu sebuah buku dongeng yang dulunya mau ia hadiahkan kepada Keenan. Keenan pun kemudian memutuskan untuk tinggal di Bali bersama Luhde setelah ia mendapat restu dari papanya. Papanya Keenan akhirnya mau melepaskan Keenan ke Bali meskipun hatinya terkadang masih merasa bersalah saat mengingat bahwa dulu orang yang biasa dipanggil oleh Keenan dengan sebutan Poyan adalah mantan kekasih istrinya.

Setelah membaca dongeng yang dihadiahkan oleh Kugy, Remi tersadar bahwa buku dongeng itu sebenarnya bukanlah untuk dirinya melainkan untuk Keenan. Remi lalu menemui Kugy dan meminta Kugy untuk tidak memaksakan perasaannya terhadap Remi karena Remi merasa Kugy masih mencintai Keenan. Mendengar perkataan dari Remi, Kugy hanya bisa pasrah dengan takdir yang harus ia hadapi.

Di sisi lain, hubungan Keenan dengan Luhde juga sedang mengalami gelombang besar. Luhde menyadari bahwa ia tidak ingin bernasib sama dengan pamannya yang hanya menunggu cinta tanpa suatu kepastian. Luhde mencoba bersikap dewasa dan menyampaikan kepada Keenan bahwa ia tahu bahwa hati Keenan sesungguhnya bukanlah untuk dirinya. Dengan lapang dada, Luhde menyampaikan bahwa hati itu tidak perlu memilih karena hati itu sebenarnya sudah dipilih. Luhde juga meminta Keenan untuk kembali kepada  Kugy.

Selang waktu berlalu, Kugy dan Keenan yang sama-sama sendiri tanpa disengaja dipertemukan kembali oleh radar Neptunus di pantai yang dulu pernah mereka kunjungi bersama yaitu Pantai Ranca Buaya. Dari sinilah kisah cinta para agen Neptusnus berakhir bahagia selamanya. 




Sabtu, 27 Juli 2013

Happiness Inside

Beberapa kutipan dari buku ini:

Manusia adalah makhluk kebiasaan, dan semua sistem kepercayaan (belief system), nilai (value), aturan (rules) atau gampangnya sifat yang ada dalam diri kita semuanya terbentuk dari pengalaman atau kebiasaan masa lalu kita.

Tubuh dan pikiran kita hari ini terjadi karena apa yang kita lakukan dan pikirkan pada masa lalu.

Bila susah buat diri kita untuk berpikir positif itu tidak lain karena pohon "positif" dalam pikiran kita jarang diberi makan. Ketika perasaan iri dengki dominan dalam diri kita, itu bukan karena kejadian di luar atau orang lain yang menyebabkannya, semua adalah peran kita dalam memupuk kesuburannya.

Bukan kejadian yang mengubah seseorang tapi orang tersebut yang mengubah dirinya sendiri dengan mengambil sesuatu pelajaran dan mengubah kejadian itu.

Masalah penting yang kita hadapi tidak dapat kita pecahkan pada tingkat berpikir yang sama ketika kita menciptakan masalah tersebut.

To know but not to do is not yet to know. (Confucius)

Bersikap rendah hati, menyadari bahwa masih banyak kekurangan adalah satu syarat penting dalam belajar.

Belajar diam dari yang cerewet, toleransi dari yang tidak toleran, dan kebaikan dari yang jahat. Namun anehnya aku tidak pernah merasa berterima kasih kepada guru-guruku ini.

Orang-orang yang menyulitkan sebenarnya dalah guru-guru kita. (Gibran)

Pada akhirnya kita akan sangat berterima kasih kepada orang-orang yang membuat diri kita ini sulit. (Siddhartha Gautama)

Jadikan setiap orang menjadi guru, setiap tempat menjadi sekolah, dan setiap jam adalah jam pelajaran.

Be the change that you want to see in the world. (Mahatma Gandhi)

Action speaks louder than the words.

Mereka yang sabar dan yang tidak sabar dibedakan oleh satu hal, yaitu program atau kata-kata yang tertanam dalam otaknya.

Ludah adalah ludah, tidak mempunyai arti apa-apa, program di kepala kitalah yang memberi arti dan yang mengakibatkan kita bereaksi atau bertindak.

Men are from Mars and women are from Venus. (John Gray)

Pria dan wanita sangatlah berbeda dalam hal berpikir, merasakan, memahami, bereaksi, dan mencintai. Mereka seolah-olah dari planet yang berbeda.

Kita menghabiskan sebagian besar hidup kita untuk belajar membaca dan menulis. Kita juga menghabiskan waktu untuk belajar berbicara yang baik, tetapi bagaimana dengan mendengarkan?

Wanita berbicara tanpa mengharapkan solusi. Mereka berbicara untuk melepaskan apa yang dirasakan dalam dirinya, dan ini menjadikan wanita lebih ringan menjalani hidup.

Ada banyak penderitaan yang harus kita jalani. Karenanya kita perlu menghadapi seluruh penderitaan kita, dan berusaha menekan perasaan lemah dan takut. Tetapi kita juga tidak perlu malu untuk menangis, karena air mata merupakan saksi dari keberanian kita menderita.

Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan empat pelukan sehari. Untuk kesehatan, kita butuh delapan pelukan per hari. Untuk pertumbuhan, awet muda, kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan per hari.

Ketakutan akan kemalangan yang akan terjadi dapat menjadikan kita lebih sengsara daripada saat tibanya kemalangan itu, yang mungkin terjadi atau tidak.

Dari awal sampai berakhirnya penciptaan alam ini, ketidakpastian adalah sebuah ketidakpastian, namun kekhawatiran kita adalah sebuah pilihan.

Selain percaya penuh bahwa alam memberikan yang terbaik serta berserah total pada Pencipta, alangkah indahnya bila kita bisa mengajak puasa akar perilaku yang menyebabkan kita mempunyai kebiasaan cemas dan khawatir.

Mengetahui munculnya banyak kerugian dari kecemasan adalah sebuah awal yang baik. Membiarkan diri untuk tidak berhubungan terlalu intim dengan sumber-sumber kekhawatiran adalah langkah lanjutan yang tepat.

Our emotion is created by our motion. (Anthony Robbins)

Apapun yang kita lakukan dalam mencari kesenangan atau mengumpulkan materi tujuannya adalah untuk mendapatkan kedamaian pikiran.  

Di mana hatimu berada di sanalah hartamu terletak. (Pauolo Ceolho)

Mengenal diri sendiri merupakan kunci penting untuk membuka pintu untuk melangkah dalam hidup ini.

Ketika kita bisa menggali dan menemukan keunikan dalam diri kita, lalu menggunakannya dengan fokus "memberi", maka kepuasan akan bertamu dalam diri kita.

Untuk memahami sesuatu yang lebih tinggi kita memerlukan sayap kesadaran dan meninggalkan pikiran.

Kekurangan untuk melihat apa yang lebih penting atau lebih bermanfaat adalah bahasa terbesar.

Kedamaian pikiran inilah yang kita cari dan dengan kedamaian pikiran inilah kualitas hidup dapat diraih.

Mungkin indahnya bintang, deburan ombak juga sejuknya udara pegunungan serta merdunya kicauan burung adalah sesuatu hal yang biasa pada saat ini, tapi seiring dengan waktu yang berpacu dengan usia, di mana penglihatan dan pendengaran serta kondisi tubuh yang mulai melemah maka bisa jadi semua hal di atas akan berubah menjadi barang antik nan langka.

Seperti tubuh yang susah bergerak karena membawa banyak benda, begitu pula dengan jiwa kita akan susah untuk bertumbuh bila kita membebaninya.

Lihatlah matahari yang selalu memberi tanpa membeda-bedakan, dan karena itu lihatlah segala tanaman tumbuh menghadap matahari.

Kita hidup dari apa yang kita dapatkan dan kita bahagia dari apa yang kita berikan. Hidup bukanlah sebuah perlombaan mengumpulkan sebanyak-banyaknya tetapi atas apa yang kita bisa berikan sebelum meninggalkannya.

Sebuah masukan bila diucapkan kepada seseorang dengan tepat akan menjadi sebuah saran atau kritik, namun apabila itu disampaikan kepada orang lain yang sama sekali tidak berhubungan dengan masukan tersebut sering kali dianggap sebagai keluhan.

Orang yang selalu memilih untuk melihat dunia dari sisi keindahan adalah orang-orang yang beruntung, mereka tidak tergantung dengan keadaan dan tidak menyalahkan situasi, mereka mampu memanfaatkan kekuatan diri yang luar biasa yang terdapat di dalam setiap manusia, yaitu kemampuan untuk memilih.

Hidup yang tidak direfleksikan, tidak pantas untuk dijalani.

Ketika kita benar-benar menginginkan sesuatau maka alam semesta akan bersatu untuk mewujudkan keinginanmu.

Suara hati barulah terdengar ketika pikiran kita disibukkan dengan ketakutan akan masa depan atau hitungan untung rugi.

Menyadari bahwa kebetulan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari bukan sekedar kebetulan biasa dan kemudian menindaklanjuti kejadian bersama inilah yang saya percaya akan menuntun kita dalam pencapaian keinginan terdalam.

Bila kita berhasil menghubungkan sebuah kejadian dan lainnya serta menarik benang merah kebetulan yang menghubungkannya, kita mulai sadar bahwa sebenarnya hidup yang dijalani ini adalah sebuah rangkaian perjalanan hati.

Stres adalah salah satu penghalang terbedar dalam keselarasan kita dengan Alam semesta.

Alam semesta selalu siap untuk memberi bagaikan hujan yang selalu datang setiap saat. Kita baru bisa menampung airnya ketika wadahnya siap dan mulut wadah yang terbuka itu menghadap ke atas.

We are a prisoner of our belief. Keyakinan adalah penjara. (Roger Bannister)   

Setiap orang mempunyai potensi yang besar sekali. Sangatlah mungkin mengubah diri kita menjadi lebih baik, bahkan kita pun dapat mengubah dunia.

Sebuah kebenaran harus melewati tiga tahap ;1. ditertawakan, 2. ditentang habis-habisan, dan yang 3. diterima.

We are not human beings having a spiritual experience, We are spiritual beings having a human experience.

Sebagian besar tubuh kita adalah air. Kalau kita berkata "cinta" kepada benda yang di luar tubuh kita dan benda itu membentuk gaung yang "positif", pernahkan kita berkata "cinta" pada tubuh kita sendiri?

Sekarang setelah kita hidup sekian lama di dunia ini, sering kali kita berucap terima kasih kepada orang-orang yang kita jumpai. Mulai dari orangtua kita sampai orang yang baru kita kenal. Namun pernahkah kita berucap terima kasih kepada kaki kita yang selalu menopang tubuh kita? Pernahkah kita berterima kasih kepada mata yang memberikan penglihatan sehingga kita dapat melihat dunia yang indah ini? Bagaimana dengan jantung kita.? Pernahkah kita berterima kasih kepada jantung yang selalu setia menjalankan tugas tanpa mengenal lelah.

Apapun kenegatifan kita, buatlah itu sebagai lahan untuk mendapatkan nilai tambah dalam hidup kita.

Di dalam setiap hal, baik positif ataupun negatif, selalu tersimpan aset yang luar biasa yang selalu menanti untuk ditemukan. Misteri kehidupan ini tidak di mana-mana, itu tersembunyi di dalam sifat kita.

Sukses dapat menghampiri mereka yang optimis, juga menyapa yang pesimis, sukses dapat berlabuh pada seseorang yang cekatan dan keras, tetapi sukses juga mendarat pada para sahabat yang lambat dan fleksibel.

Komplain dan kebahagiaan seperti terang dan gelap, keduanya tidak mungkin hadir berbarengan.

Forgiveness is almost a selfish act, because of its benefits to the one who forgive. Memaafkan adalah perbuatan yang egois, karena memberikan keuntungan yang besar pada orang yang yang memaafkan.
(Lawana Blackwell)

Orang lemah tidak dapat memafkan, memaafkan hanyalah atribut seorang pemberani. (Gandhi)

Energy flows where attention goes. Energi mengalir ke mana perhatian tercurahkan.

Keseharian hidup kita, kesenangan, kesedihan, kedamaian dan kecemasan sangat dipengaruhi oleh ke mana paling serius fokus perhatian kita diarahkan.

Kita terlalu sering berfokus pada aspek negatif dalam hidup, pada sesuatu yang buruk. Bila kita berusaha melihat kebaikan dan sesuatu yang indah di sekitar kita. Kita akan dapat mengubah keluarga kita. Dari sini kita akan dapat mengubah tetanggga dan orang-orang yang hidup di lingkungan kita dan kota kita. Kita dapat membawa kedamaian dan cinta kepada dunia yang sangat haus akan dua hal ini.

Pergi dan carilah hidup di tempat di mana hidup itu terasa yang terindah.

Terlalu sering memfokuskan pada sarana atau mean value akan membuat kita menjadi seperti robot, berusaha mencari sarana (uang) sebanyak-banyaknya, sehingga lupa bahwa tujuan akhirnya adalah kebahagiaan.

Bila benar-benar memperhatikan apa yang kita kerjakan pada momen ini, maka muncullah rasa-rasa baru yang belum pernah kita rasakan.

Somebody once asked God,"What surprises you most about Mankind?
God replied,"They lose their health to make money, and then lose their money to restore their health...by thinking anxiously about the future, they forget the present. Such that, they live neither for the present nor for the future..."
They live as if they will never die and they die as if they had never lived.

Manusia seharusnya tidak bertanya tentang makna hidupnya, melainkan sadar bahwa dialah yang akan ditanyai.

Ketika kebingungan diikuti dengan semangat untuk belajar dan mencari, maka akan terbangunlah suatu pandangan yang baru di mana kita mulai lepas dari pandangan mana yang harus dipilih.

Orang yang menyulitkan sebenarnya bukanlah orang yang membuat kita sulit. Ada sesuatu dan banyak yang bisa kita raih karena kehadirannya.

Menyadari betul keadaan "orang yang menyulitkan" selain membawa kita ke sebuah pemahaman lebih baik tentang bagaimana perilaku seseorang terbentuk, juga akan membawa jiwa kita bersyukur.

Define the problem as a person and you are in trouble, define the problem as a difficult behavior, you can do something about it.

Apa yang kita tidak suka di orang lain ada dalam diri kita.

Bukan materi yang berlimpah ruah, namun hati yang kayalah yang dapat ikhlas membantu orang lain.

Bila kita mempunyai masalah yang rumit, ada baiknya kita menolong orang lain, karena ini salah satu usaha terbaik untuk melepaskan tali masalah yang melilit kita.

Sebenarnya manusia tidak pernah kehilangan apa pun karena manusia tidak pernah mempunyai apa pun.


If we have no peace, it is because we have forgotten that we belong to each other. (Bunda Theresa)

When the ego dies, the soul awakes. (Mahatma Gandhi)

Ketika kamu mencapai inti kehidupan, kamu akan menemukan keindahan dalam semua hal, bahkan di mata yang tidak melihat keindahan itu. (Kahlil Gibran)

Ketika jiwa bangkit, kotoran yang menempel di lensa terhapus, dan semua terlihat indah dari sana.

Tidak ada yang bertambah di dirimu sampai kamu bersyukur.(Michael Beckwith)

Bersyukur ibarat kunci untuk membuka pintu kebahagiaan.

Kita lupa bahwa apa yang sedang kita cari adalah kunci kebahagiaan yang hilang, bukan hanya kesenangan sementara di tempat yang terang.

Tinggi rendahnya tingkat kebahagiaan seseorang berbanding lurus dengan tinggi-rendahnya rasa syukurnya.

Orang bodoh kalah dengan orang pintar, orang pintar kalah dengan orang licik, dan orang licik kalah dengan orang yang beruntung.

Selama hidup, kita lebih sering belajar dan juga diajarkan untuk mendapatkan bukan memberi, mengejar bukan melepas, mengumpulkan dan bukan berbagi.

Hanya sedikit dari kita yang bisa melakukan hal-hal besar, tetapi semua orang dapat melakukan hal-hal kecil dengan cinta besar.

Ketika seseorang sadar dan meyakini sepenuhnya hukum-hukum pada alam semesta ini, tentang konsep keadilam yang ada di jagat raya ini, maka kedamaian akan menetap di relung hatinya.

Kita hidup di alam semesta yang tidak mempunyai ruang hampa di mana kita melemparkan sesuatu dan hilang begitu saja. Apa pun yang kita buang pasti akan kembali kepada diri kita, karena itu jangan pernah takut, terus beri semaksimal mungkin untuk dunia dan lupakan hasilnya. Dalam berbuat baik lakukan yang terbaik, karena tidak ada satu pun perbuatan baik  yang sia-sia.

Kebanyakan dari kita merawat tubuh lebih baik dari pada pikiran kita. Yang lebih aneh lagi, kita lebih menyayangi pikiran kita daripada jiwa kita.Yang sangat menarik, alias aneh bin ajaib, adalah sebuah kenyatan bahwa kita lebih baik memperhatikan materi kepunyaan yang ada di luar tubuh ini ketimbang sesuatu yang ada di dalamnya.

Sebuah ide dalam sebuah buku mempunyai potensi untuk mentransformasi diri kita ke sebuah pencapaian yang tak terkira. Masalahnya, kita tidak pernah tahu di buku mana ide itu tersembunyi dan menunggu ditemukan.

Apa pun sikap kita dalam menghadapi sebuah kejadian, jauh lebih penting dibanding kejadian itu sendiri.

Sesungguhnya begitu kita tahu kita akan mati, kita akan belajar tentang bagaimana kita harus hidup.

Indahnya kehidupan bukan terlihat dari mata yang memandang, telinga yang mendengar atau lidah yang mengecap, namun terdapat pada arti yang kita letakkan pada setiap momen kejadian hidup ini.

Belajar melepaskan diri dari apa pun yang telah kita terima adalah suatu keindahan. Keindahan yang sama seperti kita memberi sesuatu atau membantu orang lain. Ada suatu kegembiraan dan kedamaian yang tak terlukiskan bila kita ikhlas melepaskan apa yang ada.

***Gobind Vashdev***

Kamis, 25 Juli 2013

Aleph




Apa yang kau lakukan saat ini akan mengubah masa depan.

Memutuskan. Mengubah. Menjadi. Mencari jati diri. Melangkah. Berbuat. Bangkit. Bereksperimen. Mencapai. Menantang. Bermimpi. Menang. Menemukan. Menuntut. Berkomitmen. Berpikir. Meyakini. Menguatkan. Bertanya. Bertumbuh. Berpartisipasi. Membangkitkan kesadaran.

Kata-kata adalah air mata yang telah ditulis. Air mata adalah kata-kata yang perlu ditumpahkan. Tanpa air mata, suka cita kehilangan semua terangnya dan kesedihan tidak memiliki akhir. Jadi, terima kasih, untuk air matamu.

Siapa pun yang mengenal Tuhan tidak dapat menggambarkan-Nya. Siapa pun yang dapat menggambarkan Tuhan tidak mengenal-Nya.

Kita belajar pada masa lalu, namun kita bukanlah hasil dari hal itu. Kita menderita pada masa lalu, mencintai pada masa lalu, menangis dan tertawa pada masa lalu, namun hal itu tidak berguna pada masa kini. Masa kini memiliki tantangan-tantangannya sendiri, sisi baik dan sisi buruknya. Kita tidak bisa menyalahkan ataupun berterima kasih pada masa lalu atas apa yang terjadi sekarang. Setiap pengalaman cinta baru sama sekali tidak ada hubungannya dengan pengalaman-pengalaman masa lalu. Pengalaman itu selalu baru.

Percayalah sekalipun tidak seorang pun percaya padamu.

***Paulo Ceolho***


Kamis, 09 September 2010

INTERWORLD

KKH@RICH

INTERWORLD adalah buku yang baru selesai kubaca. Buku ini kubeli dengan harga Rp 5.000,- dari salah seorang teman tapi masih baru lho. Setelah kubaca buku ini kuberi nilai 7 (skala 1-10). Awalnya membosankan banget tapi pas setelah membaca seperempat bagiannya mulai terlihat asik juga

Buku terbitan Gramedia Pustaka Utama ini bercerita tentang Joey Harker yaitu seorang anak remaja yang selalu tersesat bahkan di rumahnya sendiri dia suka salah jalan. Tetapi suatu hari Joey merasa benar-benar tersesat. Dia berjalan keluar dari dunianya dan masuk ke dimensi lain. Gara-gara melintas antar dimensi jadilah Joey mangsa bagi dua kekuatan dahsyat. HEX yang mengandalkan kekuatan sihir dan BINARY yang mengandalkan kekuatan sains, kedua kubu ini sama-sama bernafsu ingin menguasai Multiverse (nama sebuah dimesnsi) dengan memanfaatkan kemampuan Joey berjalan antardimensi. Joey yang terjepit diantara dua kekuatan ini memutuskan bergabung dengan pasukan berupa versi-versi dirinya sendiri yang berasal dari berbagai dimensi dan sama-sama memiliki kekuatan hebat seperti dirinya. Mereka pun bersatu padu untuk menyelamatkan dunia-dunia alternatif dari kekuasaan jahat. 

Berkaitan dengan buku ini aku punya pengalaman yang agak aneh. Waktu itu aku hanya berdua saja di rumah dan sekitar pukul 20.30 ketika aku sedang minum air, aku merasakan sesuatu hal yang aneh. Aku melihat 2 orang yang sama dalam waktu yang hampir bersamaan. Aku bingung sekali apakah pengalaman itu adalah suatu hal yang mistik (mungkinkah salah seorang yang kulihat adalah sebenarnya makhluk lain?) atau pengalaman dimana aku sebenarnya sedang masuk dimensi lain walaupun cuma terasa beberapa detik seperti yang dialami Joey. Sampai hari ini aku belum tahu pasti tapi aku sangat yakin pengalaman itu benar-benar nyata dan aku yakin aku tidak sedang bermimpi saat itu.

Penulis buku ini adalah kawakan Neil Gaiman dan penulis fiksi-ilmiah pemenang Emmy Award, Michael Reaves, bersekutu menciptakan kisah tentang sihir, sains, kehormatan serta takdir seorang anak laki-laki yang istimewa serta versi-versi dirinya yang lain. 


Catatan: Ada perbedaan waktu ketika kita masuk ke dimensi-dimensi yang berbeda. Ketika kita masuk ke dimensi A mungkin kita merasa berada di dimensi tersebut hanya sekitar 1 menit tapi untuk dimensi B mungkin waktu yang kita lalui sudah sekitar 1 hari.